Cari Blog Ini

Sabtu, 11 Juli 2015

LAPORAN KEGIATAN PEMANTAPAN KEMAMPUAN MENGAJAR ( PKM PGSD ) PDGK 4209 BAB I

BAB I
PENDAHULUAN

1. 1. Latar Belakang
            Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam membangun dan mencerdaskan anak bangsa, khususnya disekolah – sekolah dimana disinilah proses belajar mengajar dan evaluasi pendidikan berlangsung. Proses belajar yang diterapkan disekolah maupun kehidupan sehari – hari tentu saja melibatkan proses kognitif. Pada masing – masing individu memiliki kemampuan kognitif yang berbeda, semua itu tergantung dari beberapa faktor yang mempengaruhi. Misalnya, tergantung pada bagaimana mereka melatih dan menggunakannya. Selain itu, ada juga faktor tidak kalah penting dalam hal ini yaitu, peran seorang guru.
            Dengan tuntutan era global. Untuk menghasilkan individu yang berkualitas perlu dilakukan analisis untuk mengetahui tuntutan kebutuhan masa depan. Tentunya dengan keadaan lingkungan yang mengarah pada percepatan dinamika dan masyarakat elektronika canggih, setiap individu atau organisasi tidak mungkin mengisolasi diri dari pengaruh dunia pendidikan masa kini harus mempersiapkan sumber daya manusia yang terampil dan tangguh jika ingin mencapai tingkat kesuksesan yang tinggi.
            Untuk menjadi fasilitator yang baik bagi anak didik sesuai dengan kemajuan zaman, maka para pendidik juga harus menumbuhkan sikap penghargaan positif, tujuannya agar peserta didik juga mendapatkan penghargaan positif dari apa yang telah dipelajarinya. Selain itu, para pendidik juga harus memiliki kemampuan untuk terus menerus belajar agar mampu menghantarkan dan memenuhi kebutuhan anak didiknya sesuai dengan perkembangan zaman.
            Salah satu komponen yang harus dikuasai guru disekolah adalah mengelola pembelajaran yang mendidik dan berorientasi pada pembelajaran yang menyenangkan siswa. Agar dapat menguasai kompetensi tersebut maka seorang guru harus senantiasa berlatih untuk meningkatkan kemampuan mengajar. Tetapi untuk mencapai pada tahapan ini tidak dapat terjadi dalam sekali belajar karena kemampuan ini merupakan gabungan dari semua pembelajaran yang telah didapatkan para pendidik sebelumnya, seperti pengetahuan, keterampilan dan sikap. Dengan kata lain, harus melalui latihan yang dilakukan dengan cara bertahap dan sistematis, baik dilakukan secara mandiri ataupun dengan cara terbimbing.
            Tugas utama seorang guru adalah mengajar yang berarti membelajarkan siswa untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Tujuan tersebut  telah dirumuskan dalam kurikulum yang berfungsi sebagai pedoman pelaksanaan pembelajaran. Dengan demikian, guru dituntut untuk lebih kreatif dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. RPP adalah suatu kegiatan menyusun rancangan kegiatan mengajar sehingga guru mempunyai acuan baik dari materi yang akan diajarkan, metode, langkah-langkah pembelajaran, system penilaian serta alat dan sumber belajar yang digunakan sehingga guru memiliki pedoman dan urutan dalam mengajar yang tersusun secara sistematis. Dengan kata lain, untuk meningkatkan kualitas mengajar, pendidik perlu untuk melakukan kegiatan PKM ( Pemantapan Kemampuan Mengajar ).
            Kegiatan Pemantapan Kemampuan Mengajar ( PKM ) merupakan salah satu matakuliah dengan sandi matakuliah PDGK 4209 yang berbobot 4 sks. Matakuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berlatih dalam menerapkan segala pengetahuan, keterampilan, serta nilai- nilai dan sikap yang telah dipelajari dari berbagai matakuliah sebelumnya dalam pembelajaran yang melatih dan membiasakan para guru melaksanakan atau menerapkan pengetahuan, keterampilan dan membiasakan sikap yang telah diperoleh sebelumnya ke dalam pengelolaan kegiatan pembelajaran hanya dapat dilakukan melalui latihan terstruktur secara bertahap dan sistematis. Hal yang dilakukan dalam kegiatan Pemantapan Kemampuan Mengajar ( PKM ) meliputi persiapan PKM, pelaksanaan PKM dan penilaian PKM. Materi pokok kegiatan PKM terdiri dari : rambu – rambu penyusunan RPP yang dilakukan dengan menggunakan APKG 1, sedangkan cara menilai proses pembelajaran menggunakan APKG 2, cara melakukan refleksi dan mengetahui rambu – rambu dalam penyusunan laporan.
            Agar tujuan tersebut dapat tercapai, maka diharapkan seluruh proses pembelajaran matakuliah PKM ini dapat memberikan manfaat antara lain memiliki pengalaman belajar dalam menerapkan pengetahuan dan pengalaman belajar dalam menerangkan pengetahuan dan pengalaman yang telah diperoleh melalui tindakan pembelajaran yang dipraktikkan, manfaat tersebut akan menjadikan pembelajaraan sebagai sesuatu yang menarik, dinamis dan menantang bagi guru serta peserta didik. Guru mempunyai kemampuan untuk menilai kekuatan dan kelemahan diri sendiri dalam merancang dan melakukan pembelajaran melalui refleksi serta melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki kekurangan dalam mengajar. Guru mempunyai kebiasaan dalam mengambil keputusan dan melakukan perbaikan pembelajaran berdasarkan kaidah–kaidah keilmuan yang dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.



1. 2.  Tujuan
            Secara umum kegiatan Pemantapan Kegiatan Mengajar ( PKM ) ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan tenaga pendidik dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran secara efektif dan efisien serta tentang pengelolaan kelas yang sistematis. Sedangkan secara khusus, kegiatan ini bertujuan untuk :
1.      Melaksanakan pembelajaran secara efektif, sistematis, dan efisien dengan mengacu pada rencana pembelajaran yang telah dibuat.
2.      Mempersiapkan pembelajaran, termasuk mengenali karakteristik dan kebutuhan belajar peserta didik.
3.      Menyusun rencana pembelajaran dengan menerapkan prinsip – prinsip pembelajaran dan keilmuan bidang studi dengan tepat.
4.      Mengidentifikasi kelemahan dan kelebihan dalam mengajar, melalui refleksi.
5.      Memperbaiki tindak pembelajaran bertikutnya dengan memperbaiki hasil evaluasi pembelajaran yang telah dilakukan sebelumnya.
6.      Mempertanggung jawabkan keputusan dan tindakan pembelajaran yang dilakukan sebelumnya.

1. 3.  Manfaat  
            Agar tujuan tersebut dapat dikuasai, guru diharapkan dapat mengikuti seluruh kegiatan Pemantapan Kemampuan Mengajar ( PKM ) dengan sungguh – sungguh sehingga dapat memberikan manfaat sebagai berikut :
1.      Guru akan terlatih dan terbiasa dalam melakukan pembelajaran yang sistematis, efisien dan efektif.
2.      Memiliki pengalaman belajar dalam menerapkan berbagai pengetahuan dan pengalaman yang telah diperoleh melalui mengajar.
3.      Mempunyai kekuatan kekuatan untuk menilai kelemahan dan kemampuan diri sendiri dalam merancang dan melakukan bwerbagai upaya untuk memperbaiki kekurangannya dalam mengajar.
4.      Menciptakan kegiatan sebagai sesuatu yang dinamis, menarik, dan menantang bagi peserta didik.






BAB II
LAPORAN HASIL PKM

2.1 Temuan – temuan dalam pembelajaran
      1. Kelemahan yang saya temukan dalam proses pembelajaran adalah
          Kurang berhasilny saya dalam mengelola kelas, hal ini terbukti dengan masih             adanya siswa yang tidak fokus memperhatikan penjelasan materi pembelajaran               dan bebicara sendiri.
      2. Kelemahan tersebut terjadi karena salah satu penyebabnya adalah
          Banyaknya jumlah siswa dalam dalam kelas namun saya berusaha                               memperbaikinya dengan memberikan soal – soal perbaikan dan memberikan                kesempatan bertanya kepeda siswa tersebut mengenai materi yang belum di               paham.
      3. Kelebihan yang saya temukan dalam proses pembelajaran adalah
          Besar siswa dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan cukup aktif dan               menyenagkan sehingga siswa bisa lebih memahami materi pembelajaran yang              saya sampaikan.
      4. Kelebihan ini terjadi karena
            Karena penguasaan materi dan terjadinya media pembelajaran dengan cukup            bervariasai dan saya selalu mencoba dengan berbagai metode terutama                           lingkungan alam yang lebih dekat dengan siswa sehingga sangat membantu                saya dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan lancar,                     menyenangkan dan siswa mudah memahami tujuan pembelajran yang saya                       sajikan.
      5. Hal – hal unik yang terjadi selama proses pembelajaran adalah
            Siswa kadang – kadang memberikan respon yang lucu dan lugu, pada saat                        saya memberikan pertanyaan lesan tentang pengalaman siswa yang berkaitan                        dengan materi pembelajaran.
      6. Dengan melibatkan proses pembelajaran pada pertemuan I, rencana saya                            berikutnya adalah
            Saya dapat mempertahankan atau bahkan meningkatkan kebaikan dan                               kekuatan saya dengan cara lebih mendalami materi pembelajaran yang akan                  saya sampaikan kepada siswa, juga mencari metode pembelajaran yang lebih                  mudah memahami materi pembelajaran tersebut.  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar